Kamis, 28 Maret 2013


Si kembar pelacur tertua di Amsterdam. ©VILA/SIPA/ Rex Features

Saudara kembar yang diklaim sebagai pelacur tertua di Amsterdam mengumumkan bahwa mereka akan pensiun tahun ini, setelah lebih dari 50 tahun bekerja sebagai pekerja seks.

Louise dan Martine Fokkens, yang saat ini berusia 70 tahun memutuskan berhenti karena merasa sudah terlalu tua untuk berhubungan seksual. Hingga saat ini, mereka telah berhubungan dengan sekitar 355.000 pria.

Louise, ibu dari empat anak, menjelaskan bahwa penyakit arthritis yang dideritanya membuat posisi seksual terasa lebih menyakitkan. Sementara itu Martine, ibu dari tiga anak, mengatakan bahwa saat ini sangat susah untuk menarik pelanggan di usia yang sudah tua. Kecuali satu orang pelanggan tua yang selalu datang untuk sesi S&M mingguan dengannya.

"Aku tak bisa menyerah padanya. Dia sudah lama datang padaku, dan sangat rutin, sampai-sampai aku sudah terbiasa melakukannya seperti pergi ke gereja setiap hari Minggu," ungkap Martine, seperti dilansir oleh The Sun (14/03).

Si kembar ini pernah menjadi subyek film dokumenter yang berjudul Meet the Fokkens. Saat ini mereka juga telah menulis buku mengenai 100 tahun melakukan eksploitasi seksual. Buku mereka berjudul The Ladies of Amsterdam.

Mereka berdua telah menjadi pelacur sejak berusia 20 tahun untuk mencari uang setelah melepaskan diri dari hubungan yang kejam. Mereka juga pernah mengalami ketika prostitusi belum dilegalkan oleh pemerintah Belanda.

Ke depannya Martine dan Louise berharap mereka bisa hidup dengan mengandalkan penghasilan dari buku dan hak cipta film mereka. 

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger news

Blogroll

About